Hellooo gaeezzzz ~ *opening yg alay*
Jadi gini, 2 hari yang lalu tepatnya hari rabu, aku dan 3 orang teman inisialnya Ella, Arum, dan Tiur pergi ke Gramedia. Gak beli buku kok, cuman numpang ngadem, wasting time nunggu kelas SSBI, sama numpang baca2 novel yang udah dibuka plastiknya. Iya, kami memang gak modal :') disana udah gak tau malu banget aku pokoknya. Ambil novel yang udah kebuka plastiknya terus langsung baca sambil duduk aja di lantai, kalo ada satpam yang lewat, aku kaya yang sok sokan bingung nyari novel. Aku memang anak kost yang gak mau rugi!!
Back to the story, jadi udah sekitar sejam disana, tiba-tiba Arum ambil novel sambil nyeletuk gini, 'Nih, coba liat cheesy banget gak sih kata-katanya. Picisan banget.'
Ditimpali lah sama Ella, 'Iya. Ini juga ada nih yang cheesy juga. Banyak banget yg cheesy.' Karena aku penasaran, aku baca lah cover belakang dari suatu novel daaannn betul sekali gaez kata-katanya cheesy, picisan, dan everyone's experience bangettt. Mostly dari kalian pada pernah ngalamin, termasuk aku *eaa curhat*. Aku lupa judulnya apa, yang pasti itu agak bikin gimana gitu buat para gadis.
Nah, dari situ lah timbul ide di otakku yang gini gini aja. Apa itu? Jadi, berdasarkan omongan Arum, aku motoin semua, gak semua sih tapi beberapa novel yang cover belakangnya cheesy, picisan, dan banyak dialami oleh kamu kamu semua, dan aku dibantu oleh tiga serangkai ini buat nyari cover belakang dengan kata-kata yang ciamik. Aku gak nampilin fotonya sih, aku bakal ngetik kata-katanya gitu biar lebih ngena. Kalo gak ngena di hati kalian ya gak papa, kan aku rapopo bukan kowe rapopo. Oke udah semakin gak jelas nih tulisan. Ini dia beberapa novel dengan cover belakang yang memuat kata-kata yaaaanggg cheesy, picisan, ciamik badai.
Ohiya fyi, aku gak tau judul novelnya apa cuma tau cover belakangnya aja~~
*
Cinta itu membingungkan.
Aku tidak pernah mengira akan jatuh cinta kepada sosok dingin seperti kamu. Namun, semakin aku menyangkal, rasa itu semakin kuat.
Dengan sikap manismu yang angin-anginan, kamu mengombang-ambing perasaanku seperti ombak. Sementara, dia hadir di antara aku dan tembok tinggimu.
Akal sehatku tahu harus melangkah ke mana. Lalu, apa yang mesti kulakukan bila hati malah menunjuk arah sebaliknya?
**
Bagiku, hujan selalu berhasil membangkitkan kenangan indah bersama seseorang. Seseorang yang entah mengapa mulai sering membuang pandang. Akan tetapi, dia harus tahu kalau hatiku bukanlah tempat penyewaan barang. Ia tak bisa sesuka hati meminjam dan mengembalikan hati yang sudah kuserahkan sejak kali pertama bertemu dengannya. Namun, cinta selalu tahu cara membuat orang bertingkah tidak rasional. Menjadi tidak masuk akal.
Ada satu hal yang kuyakini, ini bukab epilog bagi kisah kami, melinkan prolog untuk awal kehidupan yang bahagia antara aku dan dia yang seperti hilang di telan hujan. Aku hanya ingin kisah ini berlangsung lama. Tidak peduli penuh luka atau air mata. Yang kuinginkan hanyalah satu, selalu bersamanya.
***
Apa pun yang kau katakan, bagaimanapun kau menolaknya, cinta akan tetap berada disana, menunggumu mengakui keberadannya.
Bagi kita, senja selalu sempurna; bukankah sia-sia jika menggenapkan warnanya? Seperti kisahmu, kau dan dia, juga kisahku, aku dan lelakiku. Tak ada bagian yang perlu kita ubah. Tak ada sela yang harus kita isi. Bukankah takdir kita sudah jelas?
Lalu, saat kau berkata, "Aku mencintaimu", aku merasa senja tak lagi membawa cerita bahagia. Mungkinkah kata-katamu itu ambigu? Atau, aku saja yang menganggapnya terlalu saru?
"Aku mencintaimu," katamu. Mengertilah kau apa artinya? Mengertikah kau kalau kita tak pernah bisa berada dalam ceeita yang sama, dengan senja yang sewarna?
Takdir kita sudah jelas. Kau, aku, tahu itu.
****
Aku tak pernah menyesal untuk mencintaimu meski aku tahu aku hanyalah orang yang kau anggap sahabat. Aku tahu dia lebih memesona bagimu, aku tahu dia lebih berarti bagimu. Namun, pernahkah kau lihat aku dari hatimu? Pernahkah kau merasakan betapa tulusnya aku mencintaimu?
Apa kau pernah mengerti sakitnya hati ini melihatmu tersenyum bahagia bersamanya? Atau pernahkah kau sedikit saja mengerti bahwa aku benar-benar tak rela kau menderita karenanya? Dia yang selalu memberimu air mata, dia yang membuatmu gelisah.
Aku tak akan memintamu atau memaksamu mencintaiku. Aku hanya ingin kau bahagia bukan bersedih seperti itu. Lihatlah mataku, mata yang selalu memperhatikanmu. Raihlah jemariku yang selalu ingin mengusap airmatamu. Aku tak akan biarkan kau menangis sendiri. Ada aku disini yang mencintaimu.
*****
Aku kalah bahkan sebelum mulai angkat senjata. Kau ada di hidupku, tapi bukan untuk kumiliki. Kerjap mata indahmu hanya untuk dia dan selamanya itu tak akan berubah. Meski begitu, kenapa aku tidak berusaha berbalik dan mencari jalan keluar dari bayang-bayang dirimu?
Jika suatu hari kau menyadari perasaanku ini, kumohon jangan menyalahkan dirimu. Mungkin memang sudah begini takdir rasaku. Cintaku padamu tak akan pernah melambung ke langit ke tujuh. Aku hanya akn membiarkan buih-buih kesedihanku menyaru bersama deburan ombak laut itu. Karena inilah pengorbanan terakhirku: membiarkanmu bahagia tanpa diriku...
♡♡
Naaah, yang diatas-atas tadi itu cover belakang novel yang berisi kata-kata cheesy, picisan nan ciamik. Dan yang pasti pengalaman kebanyakan orang.
Ohiya once again, aku gak tahu itu judul novelnya apa dan pengarangnya siapa, tapi yang pasti aku mengapresiasi siapapun yang bikin kata-kata di cover belakang itu, entah penulisnya sendiri atau editornya. Yang pasti siapapun kalian, kalian adalah orang hebat yang bisa membangkitkan rasa penasaran pembaca untuk membeli dan membaca novel tersebut. Karena bagian yang menarik dari novel itu sendiri ya cover belakangnya itu yang memuat cuplikan cerita di dalam novel.
Sebelum kelupaan kemaren juga nemu quote bagus gitu dibukunya Mbah Sujiwo Tejo yang isinya gini :
Puncak kangen paling dahsyat ketika duanorang tak saling menelepon, tak saling SMS, BBM-an, dan lain-lain tak saling. Namun diam-diam keduanya saling mendoakan.
Dan adalagi waktu ngepoin bukunya Pak Ahok yang (kalo gak salah) judulnya Ahok dari Kontroversi ke Kontroversi ada quote yang isinya kurang lebih adalah :
Waktu SD saya tidak boleh jadi pengibar bendera. Sekarang saya jadi bupati tidak boleh jadi pembina upacara. Kamu bunuh saya juga rela.
Aku gak tau motivasiku apa masukin quote punya Pak Ahok di postingan yang sekarang, tapi yang pasti aku kagum sama beliau, meskipun kau minoritas dan dari dulu mendapat diskriminasi, tapi nyatanya beliau sukses memimpin ibukota.
Udah mau ngepost gini aja ;;))
Purwokerto, 23 Mei 2014
Rzk