Saturday, May 24, 2014

KCB

Jadi, hari ini dan kemarin pukul 18.00 aku udah mantengin TV. Gak pas juga sih cuman jam jam segitu lah. Ngapain? Bukan nonton Ganteng Ganteng Serigala atau Diam Diam Suka, sinetron yang lagi ngehits di kalangan teman-teman kost tapiiii mau ngeliat pasangan Khairul Azzam dan Anna Althafunnisa yang merupakan tokoh dari novel Ketika Cinta Bertasbih yang kemudian difilmkan dengan judul yang sama.

Dari dulu, waktu SMP seingetku, aku udah baca novel karangan Habiburrahman El Shirazy, gak semua sih cuman Ayat Ayat Cinta dan Ketika Cinta Bertasbih part 1 dan part 2. Dan aku jatuh cinta banget sama novel beliau dan yang paling jatuh cinta ya KCB. Kedua-duanya aku baca dan gak tak lewatin. Agak aneh sih emang anak SMP udah baca buku yang agak 'berat' tapi namanya juga jatuh cinta, apa aja juga bakal dilakuin. Termasuk baca novel ini. Dan semakin jatuh cinta pas tahu kalo ternyata novel ini difilmkan. Aduh rasanyaaaa wow banget. Oke mungkin ini agak alay, tapi emang ini yang aku tunggu. Aku pengen tahu realisasi dari novelnya. Aku pengen tahu apa filmnya bakal sebagus novelnya apa enggak? Dan apa filmnya bisa bikin aku jatuh cinta sama kaya novel apa enggak?
Jawabannya adalah YA! Aku jatuh cinta pake banget. Madly in love!! Sampai sampai aku juga nonton behind the scene dari film ini di salah satu stasiun TV swasta, R*CTI.

Novel dan filmya gak jauh beda menurutku. Jelas disetiap novel yang difilmkan pasti ada part di novel yang dihilangkan bahkan ada yang ditambah. Aku yakin. Begitu juga dengan film ini. Tapiii seingetku dan sepahamku, sedikit sekali bagian yang dibuang hampir semua yang ada di novel di masukkan di film tersebut dan menurutku ini hebat. Banget!!

Tapi kenapa sih aku bisa jatuh cinta banget sama film dan novel ini?
Pertama, isi dari novel ini bagus banget memberikan pesan moral yang pasti ciamik banget. Dan juga dari novel itu secara gak langsung kita jadi memperdalam islam. Dan juga settingnya yang gak biasa dan ide dari sang author yang bisa menciptakan begitu banyak tokoh yang terlibat dalam setiap chapternya tapi juga gak membingungkan pembaca. Itu keren bangettt. Dengan cerita yang menurutku klise yaitu, cinta pada pandangan pertama. Tapiii pengemasannya yang beda dengan bumbu islami dan pengorbanan dari seorang Azzam.

Kedua, film dan novel ini punya background Mesir dan Universitas Al-Azhar. Sebagai pembaca aku jadi punya bayangan loh gimana Mesir dan univsitas tadi. Jadi, sang author telaha berhasil membangkitkan imajinasi pembacanya. Ya gak?

Ketiga, aku suka banget sama filmnya karena yang ngisi soundtracknya adalah Melly Goeslow yang pasti kece selalu.

Udah ah katanya mau bilang itu aja. Sorry kalo postingan ini sok soka  kaya yang udah expert film dan novel. Tapi ini adalah pandangan dan pendapat dari seorang Rzk!!
Hopeyoulike this.

Purwokerto, 24 Mei 2014
Rzk

No comments:

Post a Comment