Wednesday, May 14, 2014

Tentang Hubungan dan Sesuatu yang Rusak

Coba bayangin suatu hubungan antara kamu sama seseorang. Boleh hubungan persahabatan, pacaran, HTSan, pergebetan juga boleh. Apa aja deh pokoknya. Udah? Kalo udah bayangin lagi hubunganmu sama si dia ini berjalan dengan lancar jaya abadi tanpa halangan suatu apapun dan kalian udah sama-sama tahu baik-buruk, wangi-busuk, sampe nih kasarnya kalian tahu dia lagi pake pakaian dalem warna apa. Udah dapet kan kaya gimana bayangannya?

Terus pada suatu ketika hubungan kalian ini mengalami suatu pergeseran dan penurunan. Si dia nih melakukan kesalahan sama kalian. Selingkuh kek, ngeboongin kek, ngomongin kalian kek, atau apapun yang pasti bikin hubungan kalian gak kaya dulu lagi. Kamu udah mulai ngerasa beda sama 'rasa' di dalam hubungan kalian. Dulu manis sekarang sepet, dulu harmonis sekarang bikin empet. Pokoknya beda lah.

Sampailah pada suatu titik di mana dia minta maaf dan kamu sampai pada pemikiran seperti ini, 'NO! Aku gak mau ngelanjutin hubungan yang udah susah untuk diperbaiki! Kalo kamu bisa berpikir dua kali tentang apa yang akan kamu perbuat dan kamu ucap, kita gak akan sampai pada keadaan ini'

Bukan. Bukan kamu pengen bersikap tidak baik dengan dia dan memicu permusuhan, tetapi buat apa memperbaiki hubungan yang nyatanya udah rusak dan gak akan bisa di perbaiki. Karena sesuatu yang sudah rusak tidak dapat dikembalikan lagi seperti semula. Mau dikembaliin kaya gimana kalo udah tusak gak akan utuh lagi. Begitu pula hubungan, kalo hubungan kita dengan seseorang sudah renggang dan cenderung diambang kehancuran, untuk memulai lagi 'halaman baru' dengan orang yang sama akan terasa berbeda dan sikap kita terhadap mereka pun akan amat berbeda tidak seperti dulu saat hubungan kalian masih baik-baik saja.

Silakan ambil kesimpulan sendiri dari postingan ini. Yang pasti jagalah hubungan sebaik mungkin. Karena kita gak tau apa yang bakal terjadi kedepannya.

nb: postingan ini adalah hasil pengembangan dari quotes yang di ucapkan oleh Aliefah Permata Fikri a.k.a Ifapayjoy, mahasiswi Unsoed jurusan Ilmu Komunikasi '13. Tiba-tiba ditengah-tengah matakuliah statistik menghasilkan kata-kata yang bikin TING! 'Sesuatu yang sudah rusak itu gak bisa dikembalikan lagi. Kalo di perbaiki juga gak bisa utuh lagi'

Purwokerto, 14 Mei 2014
Rzk-lagi-absurd

No comments:

Post a Comment